Mendikdasmen soal Larangan Siswa SMA Bawa HP di Kelas: Harus Dibahas Lintas Kementerian

Related Articles

mendikdasmen-soal-larangan-siswa-sma-bawa-hp-di-kelas-harus-dibahas-lintas-kementerian

sumber Mendikdasmen soal Larangan Siswa SMA Bawa HP di Kelas: Harus Dibahas Lintas Kementerian

JAKARTA, KOMPAS.TV – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan usulan pelarangan siswa SMA membawa telepon genggam atau ponsel di kelas masih perlu dibahas secara komprehensif lintas kementerian.  

Menurutnya, hingga kini belum ada pembahasan resmi di tingkat pemerintah pusat. Meski demikian, sekarang sudah banyak sekolah yang melarang murid membawa ponsel. 

“Terutama di tingkat pendidikan dasar (SD). Namun untuk SMA, aturannya harus dibahas lintas kementerian,” ujarnya saat menghadiri Refleksi Milad ke-113 Muhammadiyah sekaligus Milad ke-27 Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) di Crystal Building UMKU, Sabtu (22/11/2025).

Dia menilai fokus utama tidak hanya pada penggunaan ponsel di sekolah, tetapi juga pada kebiasaan anak saat menggunakan perangkat tersebut di rumah. 

Sebab, kata dia, sebagian besar waktu anak justru dihabiskan di lingkungan keluarga, sehingga kontrol dan pendampingan orang tua menjadi sangat penting.

“Hal lebih penting adalah kebiasaan penggunaan HP di rumah. Itu yang seringkali kurang diperhatikan orang tua,” ujar Muti dikutip dari Antara.

Kata dia, penyalahgunaan media digital kerap memicu berbagai persoalan, termasuk kekerasan dan perundungan atau bullying. Karena itu, pihaknya mendorong semua pihak guru, orang tua, hingga tokoh masyarakat untuk berperan aktif memberikan pendidikan digital yang sehat kepada anak.

“Kita perlu membangun generasi yang memiliki kesalehan digital, sehingga mereka menggunakan teknologi untuk tujuan yang positif dan bermanfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan,” tuturnya.

Sementara itu, Sekda Provinsi Jateng Sumarno menyampaikan berbagai masukan masyarakat, termasuk keluhan orang tua terkait kebebasan siswa membawa HP akan menjadi bahan pertimbangan dalam evaluasi kebijakan pendidikan. 

“Berbagai permasalahan di sekolah tentu menjadi bahan evaluasi, termasuk bullying yang sekarang banyak terjadi melalui media sosial lewat gadget. Dengan perkembangan teknologi informasi, nanti akan kita kaji apakah anak-anak masih perlu membawa HP atau tidak,” ujarnya.

More on this topic

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terbaru